Lompat ke isi utama

Berita

Keceriaan di Sore Pekon Kacapura: Saat Pengawasan Uji Petik Coklit Bawaslu Berujung Tawa

wedi

Di sebuah sore yang cerah di Pekon Kacapura, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Wedi Yansyah, Angggota Bawaslu Kabupaten Tanggamus, sedang melaksanakan Uji Petik Pengawasan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) ke rumah-rumah warga. Hari itu, ia mengunjungi rumah Ibu Tenti, seorang wanita yang terkenal ramah di lingkungannya.

Wedi, dengan seragam resmi Bawaslu dan senyuman lebar, mengetuk pintu rumah Ibu Tenti. Setelah beberapa saat, Ibu Tenti membuka pintu dengan penuh semangat.

"Selamat sore, Bu. Saya Wedi Yansyah dari Bawaslu. Saya datang untuk melakukan Uji Petik Coklit Data Pemilih," ujar Wedi dengan sopan.

Namun, tanpa diduga, wajah Ibu Tenti berubah cerah dan penuh harapan. "Oh, Alhamdulillah! Akhirnya datang juga!" serunya dengan suara penuh semangat.

wedi

Wedi sedikit bingung, tapi tetap tersenyum. "Iya, Bu. Saya akan melihat data pemilih yang ada di sini."

Ibu Tenti pun bergegas ke dalam rumah, meninggalkan Wedi di depan pintu. Setelah beberapa menit, ia kembali dengan membawa secarik kertas dan menunjukkan ke arah bagian rumah yang sudah tua dan rapuh.

"Pak Wedi, ini denah rumah kami yang harus diperbaiki. Kamar belakang atapnya bocor, dapur juga sudah lapuk. Kalau bisa, mohon dibantu segera ya, Pak," kata Ibu Tenti penuh harap.

Wedi terdiam sejenak, mencerna apa yang baru saja didengarnya. Ternyata, Ibu Tenti mengira Wedi adalah petugas dari program bedah rumah!

"Oh, maaf Bu Tenti, sepertinya ada sedikit kesalahpahaman. Saya bukan petugas bedah rumah. Saya dari Bawaslu, yang mengawasi Proses Coklit Data Pemilih untuk Pemilihan," jelas Wedi sambil mencoba menahan tawa.

Wajah Ibu Tenti berubah merah padam, setengah malu, setengah tertawa. "Ya ampun, Pak Wedi! Maaf sekali. Saya kira Bapak dari program bedah rumah. Hahaha!"

Wedi tertawa ringan, "Tidak apa-apa, Bu. Saya senang bisa membuat Ibu tersenyum. Tapi, semoga rumah Ibu segera mendapat perhatian dari program yang tepat, ya."

Akhirnya, mereka berdua tertawa bersama, dan Wedi pun melanjutkan tugasnya dengan berkomunikasi terkait data pemilih Ibu Tenti. Hari itu, bukan hanya tugas pengawasan coklit yang berjalan lancar, tapi juga cerita lucu yang akan selalu dikenang oleh Wedi dan Ibu Tenti.

Penulis dan Foto : Hrdt & Panwascam Semaka

Editor : Hrdt