Ikhwanuddin Hadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Pelanggaran Pemilu 2024.
|
Jakarta, 19 Januari 2024 - Anggota Bawaslu Lampung, Ikhwanuddin, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Terhadap Pelanggaran dan Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2024 di Jakarta pada Jumat (19/1). Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Pengampu divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas.
Dalam acara tersebut, Anggota Bawaslu Totok Hariyono menekankan pentingnya mempersiapkan sistem berjenjang terhadap hasil penghitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ia menegaskan bahwa pengawas pemilu harus memprioritaskan pencegahan pelanggaran pemilu yang dimulai dari Pengawas TPS (PTPS).
Totok mengingatkan bahwa kejahatan tertinggi dalam pemilu adalah pencurian suara, yang umumnya terjadi selama pemungutan dan penghitungan suara. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran pengawas pemilu untuk mempersiapkan data hasil pemungutan suara dari setiap TPS dengan matang.
"Kita menjaga jangan sampai ada pencurian suara. Jangan pernah ikut kompromi, karena harga diri kita dipertaruhkan. Sampaikan kepada PTPS sebagai penjaga gerbang utama untuk ikut serta menjaga republik," ujar Totok saat membuka Rapat Koordinasi.
Totok menyarankan agar PTPS mempersiapkan pemfotografan C-hasil (rekapitulasi hasil di TPS) untuk dimasukkan dalam Siswaslu. Aplikasi Siswaslu merupakan sistem bersama yang digunakan oleh pengawas mulai dari tingkat TPS hingga tingkat nasional untuk mengumpulkan hasil pemungutan, penghitungan, dan proses tahapan pemilu.
"Foto C-hasil itu dikirimkan secara berjenjang. Itu sebagai modal utama kita kalau ada sengketa akhir di Mahkamah Konstitusi," tambah Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa dan Hukum.
Totok juga mengingatkan agar Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dapat membuat peta kerawanan sekaligus membentuk tim korwil (koordinator wilayah). Dia menyerukan agar PTPS menjaga profesionalisme dan integritas, serta membentuk tim korwil dari Pengawas Kelurahan/Desa dan Pengawas Kecamatan.
"Kerawanan utama itu saat hari H mengunduh (upload) C hasil di Siswaslu," jelasnya. Rapat ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan profesionalisme para pengawas pemilu dalam mengawasi tahapan pemilu 2024.