Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tanggamus Cetak Kader Pengawas Partisipatif, Perkuat Peran Masyarakat Mengawal Demokrasi

Bawaslu Tanggamus Cetak Kader Pengawas Partisipatif, Perkuat Peran Masyarakat Mengawal Demokrasi

Bawaslu Tanggamus Cetak Kader Pengawas Partisipatif, Perkuat Peran Masyarakat Mengawal Demokrasi

Tanggamus – Dalam rangka memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi dan mengawal setiap tahapan pemilu, Bawaslu Kabupaten Tanggamus menyelenggarakan Pendidikan Pengawasan Partisipatif pada Rabu (08/07/2026) di Kantor Bawaslu Kabupaten Tanggamus. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 peserta dari berbagai unsur masyarakat yang dipersiapkan menjadi kader pengawas partisipatif di Kabupaten Tanggamus.

Sebelum mengikuti kegiatan tatap muka, seluruh peserta telah menyelesaikan proses pembelajaran secara daring sebagai bagian dari tahapan pendidikan dan penguatan kapasitas. Melalui pembelajaran tersebut, peserta dibekali pemahaman dasar mengenai pengawasan pemilu, teknik mengidentifikasi potensi pelanggaran, hingga tantangan pengawasan di era digital yang semakin kompleks.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Tanggamus sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Ikhwanuddin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga integritas demokrasi.

Bawaslu Tanggamus Cetak Kader Pengawas Partisipatif, Perkuat Peran Masyarakat Mengawal Demokrasi

Menurut Ikhwanuddin, Pendidikan Pengawasan Partisipatif merupakan salah satu langkah nyata Bawaslu untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus membangun budaya pengawasan di tengah masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial, masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan seperti penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, agitasi, propaganda politik, hingga berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi memengaruhi kualitas penyelenggaraan pemilu.

"Kami berharap para peserta yang mengikuti pendidikan ini dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu di tengah masyarakat, menjadi mata dan telinga pengawasan, serta mampu menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi dan pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing," ujar Ikhwanuddin.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tanggamus berharap lahir kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pemahaman, kepedulian, dan komitmen tinggi dalam mengawal setiap tahapan pemilu. Kehadiran masyarakat sebagai bagian dari sistem pengawasan diharapkan mampu mendorong terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, transparan, serta berintegritas.

Pendidikan Pengawasan Partisipatif menjadi salah satu bentuk komitmen Bawaslu Kabupaten Tanggamus dalam membangun demokrasi yang berkualitas melalui kolaborasi dengan masyarakat. Dengan semakin kuatnya partisipasi publik, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tugas penyelenggara, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan dipercaya oleh seluruh masyarakat.

Bawaslu Tanggamus Cetak Kader Pengawas Partisipatif, Perkuat Peran Masyarakat Mengawal Demokrasi

Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Kabupaten Tanggamus